Sabtu, 28 Maret 2020

PERGOLAKAN NALAR YANG MERONGRONG KETENTRAMAN



   Dalam keseharianku nalarku menyeretku terjun terombang ambing bak ombak yang di terjang badai yang hebat menghantam tanpa henti, nalar yang meronta melahap habis semua impian menghancurkan amajinasi dan ingin segera menggaapai fatamorgana yang kini tampak di depan mata, gejolak nalar kini memacu sel saraf untuk segera bertindak menyusun strategi menjalankan taktik untuk menggaapai fatamorgana yang semakin lama semakin nampak.

   Hari demi hari kulalui bersama gejolak nalar yang kian menjadi membawaku ingin menjadi penguasa tunggal di kerajaan fatamorgana yang menjadi pemantik gejolak nalarku hingga ku tunduk dan patuh mengikuti iringan gejolak yang tak terbendung itu, hingga tiba di saat ku merobek dan mengoyak fatamorgana tahta kerajaan yang telah membakar semangat gejolak nalarku itu ternyata semua itu hanyalah kemustahilan yang tak mungkin kugapai tanpa keajaiban.

   Berangkat dari kasus ini aku kini belajar bahwa jiwa yang membawa semangat yang kian berkobar tak sepantasnya membuat kita menjadi budak hingga harus menuruti semua kehendak gejolak nalar karna tuhan menciptakan segumpal darah dalam diri setiap manusia untuk menjadi petunjuk untuk mencari sesuatu yang sejati di balik kesejatian itu sendiri.


Roy 28/03/2020

Jumat, 21 Februari 2020

KELAMNYA LANGKAH



    Hari demi hari ku lalui bagaikan sayur tanpa garam yang ku lalui tanpa ada kenangan indah entah badai apa yang akan datang menghapiri hingga perlahan aku terombang ambing tak tau entah kemana, bunga yang dulu mekar dengat putik yang sangat di kagumi banyak orang kini tlah layu dan perlahan kering akupun kini tak tau mau ke mana diri ini semua bagaikan tlah sirna.

    Semangat untuk masa depan adalah sekeping harapan yang membuatku bertahan hari ini karna jikalau hari ini aku gagal untuk bangkit maka selamanya aku akan terpuruk dan akan terbujur kaku.


Sab 22 feb 2020.

Jumat, 14 Februari 2020

Refleksi Gerakan Mahasiswa: Organisasi- Idealisme dan Perbaikan Sistem



 
Dalam doktrin gerakan yang banyak dilakukan organisasi kemahasiswaan, ditanamkan bahwa organisasi dibentuk bukan sebagai tujuan tapi merupakan sebuah kendaraan untuk tujuan yang lebih besar, bukan tujuan lebih kecil. Tujuan yang lebih besar akan berbicara tentang hajat hidup orang banyak. Sedangkan tujuan yang lebih kecil hanya berbicara tentang hajat hidup keluarganya saja.
   Sebagai sebuah kendaraan, organisasi dibangun dengan idealisme yang utuh dan suci. Karena disadari para pendirinya, bahwa kendaraan itu digunakan untuk mencapai tujuan yang suci dan ideal ditujukan untuk negara dan rakyatnya setidaknya terjadi pada organisasi-organisasi mahasiswa.
   Organisasi kemahasiswaan pastinya merancang berbagai pendidikan yang dirancang secara khusus untuk membangkitkan jiwa pemberani, kritis, idealis, dan rela berkorban. Hal itu terlihat dari waktu kuliah yang ia korbankan, pikiran, waktu istirahat bahkan tidak sedikit uang makan mereka yang disisihkan untuk gerakan.
   Pendidikan seperti di atas merupakan cara untuk menumbuhkan idealisme ala mahasiswa, yang bercerita tentang pengorbanan untuk membuat konsep demi mensejahterakan rakyat. Namun hari ini menjadi fakta bersama bahwa tidak sedikit alumni dari berbagai organisasi kemahasiswaan terlibat korupsi. Tidak sedikit elit politik baik di partai atau di pemerintahan merupakan alumni dari organisasi-organisasi kemahasiswaan, dan menjadi pertanyaan besar, kenapa dengan pendidikkan sedemikian keras, masih ada saja alumni gerakan mahasiswa yang menanggalkan idealisme yang telah di pupuk lama.
   Dengan dalih masuk dalam sistem untuk memperbaiki dari dalam, sudah tidak asing kita dengar, namun tidak juga asing kita lihat mereka tertangkap korupsi atau mencederai harapan rakyat. Bulan ini tepat bulan Mei, bulan keramat bagi seluruh aktivis gerakan di Indonesia, tandanya sudah lebih dari 18 tahun reformasi bergulir, namun perbaikan sistem yang kita gadang-gadang selama hidup dalam gerakan mahasiswa tidak juga muncul. Bahkan hari ini banyak yang menilai terjadi perusakan sistem yang lebih masif yang diakibatkan oleh amandemen Undang Undang Dasar yang serampangan di era Reformasi.
   Kini organisasi mahasiswa yang suci dan luhur, banyak dicap buruk oleh masyarakat yang katanya mereka bela. Alhasil, demonstrasi mahasiswa sering kali mendapat cibiran dari masyarakat yang merasa dirugikan akibat kemacetan dan kebisingan yang mereka nilai mengganggu dan tidak berdampak bagi perbaikan negara. Berbeda dengan gerakan mahasiswa era dulu, saat perjuangan mahasiswa disambut baik oleh masyarakat yang mereka bela, dan bersama sama rakyat bergerak bersama.
   Apa yang salah? Pendidikan organisasi? Organisasinya? Atau lagi-lagi kita sebut oknum? Atau sistem yang bobrok yang membuat siapa saja yang masuk ke dalamnya menjadi hancur idealismenya. Sistem yang merupakan satu rangkaian besar dari penatanegaraan kita. Patut kemudian direnungkan kondisi hari untuk dilakukan kita semua, setidaknya setiap jiwa yang pernah hidup dalam dunia gerakan mahasiswa memiliki beban moril dan tanggung jawab yang harus diselesaikan. Bukan demi organisasi yang hanya sebuah kendaraan, tapi untuk masyarakat yang selama ini diperjuangkan. Terlebih bulan Mei ini dapat menjadi momen untuk bersama-sama melakukan evaluasi besar tentang gerakan dan reformasi yang selama ini berjalan.

Kamis, 13 Februari 2020

NARASI PAGIKU



 
Dalam setiap perjalanan pasti ada suka dan duka yang menghampiri hingga ke tujuan, hal yang lumrah di temukan adalah rasa jenuh, letih dan bosan namun rintangan itulah yang kemudian menjadi tantangan awal bagaimana kemuadian kita mampu untuk bertahan dan terus berjuang menggapai tujuan.

   Langkah yang menjadi keputusan kita adalah hal mutlak untuk di perjuangkan dan di pertanggung jawabkan hingga kita mampu mencapai hal yang di inginkan meski badai datang semua itu tak selayaknya untuk menghentikan langkah, dalam sejarah perjalanan para tokoh-tokoh terkemuka hikmah perjuangan yang mampu kita petik adalah bahwa sesungguhnya rintangan bukan alasan untuk berhenti melangkah namun itu adalah suplemen pembangkit semangat juang.

Kamis, 28 November 2019

FILSAFAT ITU INDAH


MITOS BAHWA FILSAFAT ITU SULIT BERGENTAYANGAN DI KAMPUS
       Beberapa mahasiswa saya mengeluh, ketika saya baru pertama memasuki ruangannya, karena mendengar saya akan mengajarkan filsafat ilmu. Usut punya usut ternyata dibenak mereka sudah punya preferen negatif, dan kita dinina bobokan oleh mitos yang acapkali bergentayangan di kampus. Mitos itu mensuarakan bahwa filsafat adalah sebuah mata kulaih yang sulit, dan tidak memiliki manfaat di dunia kehidupan. Secara pragmatis juga dikatakan bahwa filasafat tidak berguna di dunia kerja, dan dunia kehidupan sehari-hari. Agar kita mencitai sekaligus bersemangat mempelajari filsafat, gudang filsafat akan mensadap beberapa pengertian yang mudah cerna, selengkapnya sebagai berikut.

PATOKAN-PATOKAN DASAR/CIRI-CIRI BERFIKIR FILSAFAT:
·                     Berpikir sampai ke akar-akar permasalahan atau berpikir secara radikal. Ini berarti kita berpikir samapai ke inti atau hakikat dari obyek pemikiran kita, yaitu permasalahan yang kita hadapi
·                     Berpikir universal. Filsafat mencerminkan pengalaman umum manusia. Oele karena itu ciri pemikiran kita haruslah bersifat universal dan bukannya parsial atau bagian-bagian, sebagaimana yang terjadi dalam ilmu
·                     Koheren dan runtut atau konsisten: berpikir koheren berarti sesuai dengan kaidah-kaidah berpikir. Runtut atau konsisten berarti tidak mengandung pertentangan atau kontradiksi
·                     Sistematik: berpikir sistematik bearti semua pandangan yang dianalisis selalu berhubungan secara teratur dengan maksud tertentu
·                     Komprehensif yang berarti menyeluruh.Filsafat merupakan keterbukaan total terhadap realitas atau totalitas
·                     Bebas: pemikiran filosofis adalah hasil pemikiran yang bebas dari prasangka-prasangka sosial historis, kultural dan religius
·                     Bertanggung jawab: kita berpikir dan bertanggung jawab atas hasil pemikiran kita dan paling tidak bertanggung jawab terhadap hati nurani kita sediri

DARI PANDANGAN HIDUP MENJADI ILMU
      Filsafat dapat kita pandang dari dua sisi, dari perpektif pandangan hidup dan perpektif Ilmu. Kemudian proses-proses yang membawa filsafat dari pandangan hidup menuju ilmu yang bersifat akademis, dipaparkan buku ini sebagai berikut:
1.                   Filsafat berkembang menjadi disiplin khusus karena dirinya mampu mengerahkan segenap segala usaha kepada kebijaksanaan, dan selalu memperbanyak refleksi dan berupaya menemukan akar atau kriteria untuk membedakan secara ekstrem antara kebenaran dan kesalahan, keburukan dan kebaikan, atau bagaimana membedakan hal yang bersifat ilusif dan riil. Dengan itu semua filsafat membuka banyak refleksi tentang pengalaman dalam kehidupan sehari-hari
2.             Lewat berbagai refleksi, filsafat juga memahami dirinya sebagai bentuk dari cinta [philia]. Filsafat juga memahami dirinya dalam berbagai keadaan untuk bergerak maju dan selalu mencari pengetahauan yang tidak atau belum diketahui.
3.              
FUNGSI DAN TUGAS FILSAFAT DALAM HUBUNGANNYA DENGAN ILMU
Fungsi dan tugas filsafat dalam hubungannya dengan ilmu, buku ini membentangkan pemikiran sebagai berikut:
1.                   Secara tradisonal-historis, filsafat dilihat sebagai ratu segala ilmu, kendati ketika ilmu-ilmu mulai memisahkan diri dari filsafat, fungsi seperti ini semakin diakui.
2.                   Terdapat beberapa fungsi penting filsafat dalam dunia ilmu, antara lain:
[]Filsafat merangsang hipotesis-hipotesis baru bagi ilmu lain atau teori ilmu pengetahuan
[]Sebagai pendasar filsafat menyelidiki mekanisme mencari pengetahuan dari ilmu tertentu, yakni secara kritis menyelidiki anggapan, pengertian dan metodenya sendiri
[]Fungsi sintesis:Membuat sintesis dari hasil dan pandangan dunia ilmu
[]Fungsi Kritis: mengeritik ajaran-ajaran ideologis dan filosofis, teknik, ekonomi, dan lain-lain [kritik ideologi]
[]Fungsi sosial-konstruktif: kritik terhadap situasi masyarakat demi kebaikkan dan kemanusiaan. Kritik ini tidak didasarkan pada intuisi melainkan berdasarkan pada pengetahuan dan pengalaman, relasi antar manusia, antropologi, sosiologi dan etnologi
[]Fungsi pedagogis:pendidikan untuk berpikir kelas [logis-filosofis], disiplin berpikir dan berbicara

LIMA PRINSIP DALAM DALAM BERFILSAFAT
   Buku ini juga mengadopsi pemikiran The liang Gie terkait dengan prinsip-prinsip berfilsafat:
Filsafat menghalau kecongkakan dan kesombongan intelektual yang selalu berprinsip bahwa kita sudah tahu segala     sesuatu. Halangan paling utama dalam proses pembelajaran ialah pandangan kita sudah tahu segala sesuatu. Dengan ini kita kehilangan rasa ingin tahu dan kemampuan untuk belajar lebih banyak lagi.
Kesetiaan kepada kebenran dan keberanian untuk mempertahankan kebenaran itu. Ini sudah diperlihatkan oleh bapak filsafat, Sokrates, yang dengan berani menerima hukuman mati secara tidak adil dengan siap menelan pil beracun dan mematikan
    Memahami secara sungguh-sungguh pelbagai persoalan filsafat dan berusaha menemukan jawabannya. Dengannya kita terlibat dalam latihan berpikir yang terus menerus [intellectual exercises]
Latihan-latihan intelektual untuk menilai masalah secara kritis dan memecahkannya dapat kita lakukan secara lisan tetapi juga secara terulis. Karena itu latihan untuk berbicara dan mengungkapkan diri dalam dialog dan komunikasi dengan orang lain sangat penting. Juga latihan inteltual terus menerus kita buat melalui karya tulis menulis dalam bentk apa saja
    Keterbukaan diri terhadap pelbagai persoalan dan konteks hidup kita. Kita berusaha menghindarkan pelbagai pandangan sempit atau hanya berpihak pada satu pandangan tertentu saja.

Data buku
JUDUL:Filsafat itu Indah
PENULIS:Dr. Konrad Kebung.SVD
PENERBIT:Prestasi Pustakaraya


Sabtu, 23 November 2019

TAWADUK DALAM BERPROSES

Sabtu 23 November 2019, adalah hari yang menjadi awal ku memahami arti sebuah perjuangan dalam berproses,  aku yang kini masi menjadi anggota baru betul-betul termotivasi sama semua kakanda yang hebat dan memiliki kapasistas yang luar biasa.

Rasa penasaran akan kehebatan beberapa kakanda membuatku semakin dalam dan ingin lebih dekat melihat beberapa kegiatan yang kemudian mampu memantik lahirnya manusia" hebat seperti para kakandaku, tiba saatnya aku melihat kakanda yang begitu tawaduk menyuci piring, menyapu setelah itu membaca buku.

Akupun sontak bertanya kepada kakanda,  knp kakanda tidak menyuruh adinda akupun terkagum dengan jawaban yg di sampaikan,  kakanda menjelaskan kalau berproses kita tdk boleh terlalu berbangga diri apapun yang kau dapatkan dalam prosesmu ingat jangan pernah lupa untuk menundukkan ego, jika kau cerdas tetaplah belajar jangan pernah berenti untuk membaca, diskusi dan kajian.

Hari ini aku jadi paham dalam berproses jangan pernah melibatkan sifat ke aku an karna kita semua sama cuma proses yang membedakan maka satu yang kemudian mempu ku petik bahwa kader yang hebat adalah kader yang tawaduk dalam berproses.

Dalam goresan pena sukarman alias (mahdi)

Kamis, 21 November 2019

PERTEMUAN YANG BERUJUNG RINDU

Jumat 22 november 2019 aku di manjakan akan indah sosok yg hadir terpampang nyata
di hadapanku membuai indah anganku hingga ku larut akan keindahannya, sosoknya yg
cukup sederhana membuaiku dengan indah senyuman yg senantiasa dia lemparkan
hingga memanjakan penglihatanku dengan keindahan pipinya.

Aku kini bagai lahir di tengan krumunan bunga melati yg hanya rasa nyaman dan tak
ingin beranjak dari tempat duduk ku ketika ku tatap begitu indah ciptaan tuhan yang
maha kuasa hingga ku tak kuasa menahan rasa yg bergejolak dlm hati membuatku tak
ingin melepaskannya.

Irma namanya dari palakka adalah gadis dengan senyuman indah yg tak akan
kulupakan hingga aku tak mampu lagi mendefenisikan tentang apa itu cinta dan
keindahan, tulisan ini adalah perwakilan rasa yg yang sentak hadir entah dari mana tp
aku yakin takdirlah yang mempertemukan kita

Minggu, 03 November 2019

BIJAK KARNA MASA LALU


Berkaca pada air itu bagai melihat dosa yg tlah lama membeku.

Aku terdiam menatap langit sembari mengingat kisah lama yg tlah usang kisah yg dulu pernah menjadi sumber kebahagiaan yg membuatku paham bahwa inilah keseruan dunia saat di mana semua terasa indah saat canda tawa terbesik dlm bibir, tingkah laku yg brutal dan arogan mungkin sudah menjadi candu setia org di kala masa" peralihan menuju kedewasaan hal" yg mestinya di hindari justru menjadi santapan awal dlm memulai hari.

Aku teringat di saat target yg ingin ku capai adalah justru hal yg menghancurkan ku hingga kini dan membuatku menyesal dan ingin memutar waktu aku kini menyadari bahwa hukum alam itu tenyata benar adanya apa yg kau tanam itu pula yang kau buahi apa yg kau ucapkan itu pula yg akan kau dapatkan.

Aku yg kini dlm pekatnya mlm sembari menatap jarum jam yg tak hentinya berputar menggiringku mengingat masalalu yg kelam aku berfikir andai waktu bisa terulang pasti aku akan menanam bibit yg terbaik untuk masa depanku.

Pesanku untuk saudaraku yg membaca tulisan ini jangan pernah sia"kan waktu yg kau miliki lakukan yg terbaik dlm hidupmu karna buah yg kau petik di kemudian hari pahit manisnya itu tergantung apa yg kau lakukan hari ini.

Jumat, 01 November 2019

NARASI KELAMKU



Belantara mlm meramu gumpalan awan hitam menjadi hening, seketika aku termenung dan berfikir akan kemanakah diri ini diri yg bergelimang dosa dan kemunafikan bercampur aduk menjadi kedirian yg kokoh.

Aku bersama pekatnya malam hanya mampu mersua dan bermesraan dengan keheningan tanpa suara harapan lagi, aku kini tersungkur kaku bagai patung yg kian lama usang menunggu nasib akan tiada.

Tuhan dengan hembusan angin mlm ini ku titip rindu untukmu rindu untuk berdialektika denganmu tentang aku dan rasa ini rasa yg membuatku gelisah entah kemana, aku telah lama mencari kesejatian diri ini merenung akan kemana diri ini, aku dan rasa ini bagai perahu yg terombang ambing bagai tersapu badai di tengah laut, andai aku dapat menafsirkan bintang mungkin saja ada sedikit pil penenang dlm diri ini andai saja aku bisa menyibak awan tebal pasti ada sepercik cahaya yg mampu menerangi hati ini.

Kekosongan dan kesenduan menghiasi dan  menghantui diri ini mati aku tak sanggup hidup pun aku kelelahan tuk melanjutkan andai tabir cahyamu mampu ku gapai ijinkan aku menjadikanmu seorang penerang dikala ku sendu.

Tentang:Roy 98

Rabu, 23 Oktober 2019

intrik politik jubah nabi.

Intrik politik jubah nabi adalah gambaran kondisi sosial kultural yg lumrah namun tersirat dalam permainan politik organisasi, dlm berlembaga kita di hadapkan pada sosio kultural yg mungkin aga sangat berbeda dengan kondisi bermasyarakat pada umumnya.

Organisasi pada dasarnya adalah sekumpulan beberapa orang yg bernaung dlm suatu wadah dan memiliki tujuan yang sama, namun demi gerakan pragmatis atau kah demi meningkatkan pamoritas pribadi, permainan intrik kadang menjadi alternatif ampuh dlm menggapai tujuan pragmatis.

Baca juga : kenangan mengusik angan

Moralitas dan etika yang seharusnya menjadi pijakan para keder dlm suatu lembaga itu kemudian terisolasi karna intrik yg kemudian merobek tameng moralitas dan etika sehingga lahirnya tunas" dekadensi dlm organisasi.

Fahri dlm coretan penanya 24-10-2019   01:07


EKSPEKTASI YANG TERTUNDA

Ekspektasi adalah pandangan angan yg senantiasa membumbui harap yg berkecimpung dalam benak bersarang erat dlm diri hingga lahir sampai ke alam mimpi.

Kembali ke masa kecil aku berharap bisa menjadi elang yang bisa terbang bebas kemanapun aku inginkan harapan itu selalu ada menghampiri setiap tapakan kakiku kemanapun aku menuju sampai aku mulai menginjak masa remaja yg kini ku tapaki harapan itu masih ada.

Hari ini resah dan gunda mengundang tanya akan kemana pijakan kaki ini akan berlabu mengarungi dunia yg penuh drama ini kadang aku bosan dan berlaga masa bodoh tp entah knp harapan itu masih slalu ada harapan itu bagai hantu masalalu yg slalu datang merobek hari" ku mungkin dengan tulisan ini aku mampu meluapkan gunda  dlm diri.

Satu pelajaran yg dapat aku petik bahwa semua yang terjadi itu adalah penguatan akar menuju jenjang yg lebih baik smoga tuhan selalu memberkati dan tidak menutup mata.

PERGOLAKAN NALAR YANG MERONGRONG KETENTRAMAN

   Dalam keseharianku nalarku menyeretku terjun terombang ambing bak ombak yang di terjang badai yang hebat menghantam tanpa henti, nal...